Finance


Semoga IHSG Bisa Rebound

Jum'at, 10 Oktober 2008 - 07:02 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone

JAKARTA - Akhirnya, setelah disuspensi perdagangan saham kembali dibuka, pada perdagangan Jumat (10/10/2008) ini. Diharapkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) rebound akan terjadi saat pembukaan.

"Diharapkan besok perdagangan bisa diperdagangkan dengan kondisi normal. Kita semua berharap akan terjadi rebound besok, khususnya untuk saham-saham yang mempunyai pengaruh besar di bursa, seperti Telkom," ujar  analis Lautandhana Securindo Sanny Gunawan, saat dihubungi okezone, di Jakarta.
 
Dia menambahkan, saham-saham unggulan dapat mendongkrak rebound ini, apalagi kondisi di beberapa negara sudah kembali normal.
"Di awal pembukaan mungkin investor masih ragu-ragu dan kencenderungan labil. Namun, itu termasuk wajar," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali diperdagangkan besok, Jumat 10 Oktober. Hal tersebut disampaikan kepada wartawan di Gedung Departemen Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Kamis (9/10/2008).

"Kami terus menjaga integritas pasar modal dengan melakukan beberapa tindakan, sehubungan dengan pembukaan kembali bursa saham besok pagi," ujarnya.

Otoritas Bursa Efek Indonesia menghentikan perdagangan sementara (suspensi) atas transaksi saham. Hal ini menyusul kejatuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang cukup dalam.

IHSG memasuki level 1.470, terendah sejak 18 September 2006, di level 1.510,825. Indeks saham bergerak di kisaran seperti pada 11 September-7 Agustus 2006, atau berada di kisaran 1.465,710-1.402,191.

Sebagai informasi, pada posisi sesi pertama pembukaan, tepatnya 10.40 JATS, IHSG berada di level 1.472,71 atau turun tajam 147,01 poin atau anjlok sangat dalam sebesar 9,08 persen.

IHSG tidak sendirian. Bursa Asia juga menunjukan penurunan terdalam. Indeks Hang Seng dan Nikkei juga terjungkal.

Volume perdagangan tercatat sebanyak 1,02 miliar lembar saham, senilai Rp857 miliar. Saham yang berhasil menguat hanya 5 jenis saham, sedangkan 168 jenis saham tersapu bersih, dan 7 jenis saham stagnan.

Pada perdagangan Kamis kemarin, bursa Asia dan Eropa mulai pulih. Beberapa saham seperti Nikkei, Paris, dan Hong Kong.

"Akhirnya, pasar bisa menguat, setelah bank sentral memangkas tingkat suku bunganya," ujar analis Stuart Bennett Calyon. (rhs)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4