JAKARTA - Amblesnya indeks Dow Jones bisa menjadi penghalang perdagangan perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), setelah disuspensi selama dua
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (9/10/2008), dimungkinkan terkoreksi. Karena indeks global kembali meradang.
"Semua masih tergantung isu global, terutama Dow Jones yang anjlok lagi kan 670 lebih, dan ini masih memberikan dampak bagi perkembangan IHSG kita," ungkap Head Research Sarijaya Securities Danny Eugene, saat dihubungi okezone, Jumat (10/10/2008).
Pada sesi pertama, indeks berpotensi tertekan, namun pada sesi kedua, saham-saham LQ-45 bisa memberikan dampak yang positif.
"Setidaknya saham-saham yang masuk LQ-45 sebesar 20 persen. Diharapkan akan terjadi tren positif diakhir penutupan hari ini, tetapi ini
Pasalnya, saham LQ-45 yang termasuk saham pelat merah bisa tertolong program buy back. Kebijakan ini bisa memberikan sentimen posistif. Apalgi pemerintah telah menyiapkan dana Rp4 triliun, dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP).
(rhs)