ekonomi


Bantuan IMF Tidak Mendidik

Jum'at, 21 November 2008 - 18:35 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Sholla Taufiq - Okezone
IMF. Foto: ist

JAKARTA - Rencana pemerintah Indonesia kembali meminta bantuan kepada Dana Moneter Internasional (IMF) ditolak Forum Caleg Aktifis Lintas Partai (F-CALP).

Koordinator F-CALP Iwan Dwi Laksono mengatakan, dalam rangka mengatasi krisis finansial jangan sampai Indonesia meminta bantuan kepada IMF.

Meski dengan alasan menguatkan daya beli masyarakat dan digunakan dalam jaring pengaman sosial (JPS), hal tersebut tidak mendidik masyarakat.

"Menurut kami hal itu kurang mendidik," kata dia, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (21/11/2008).

Iwan mengatakan, langkah yang harus ditempuh pemerintah adalah dengan renegosiasi terhadap industri pertambangan dan memberlakukan bea masuk dan pajak pertambahan nilai (PPN), serta pajak penjualan atas barang mewah.

Hal itu, menurut Iwan, dapat memanfaatkan potensi bonded zone daerah industri pulau Batam. "Potensial kehilangan diperkirakan dapat Rp1,3 triliun. Ini hanya contoh kecil," ungkap Iwan. (ade)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share