Saham dan Valas


Awas, Harga Saham BUMI Bisa Kembali Longsor!

Sabtu, 29 November 2008 - 15:49 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Candra Setya Santoso - Okezone
Image: Corbis

JAKARTA - Diprediksi harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan merosot tajam pada pekan depan. Bahkan berpotensi kena penghentian automatis (auto rejection) batas bawah lagi.

Pasalnya, kesimpangsiuran kesepakatan antara pihak PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dengan Northstar Pacific Ltd dalam strategic partnership dalam mengelola BUMI berimbas negatif terhadap saham Grup Bakrie. Pemegang saham BUMI cemas dan dimungkinkan kembali menjual saham yang telah mereka punya.

"Dimungkinkan saham BUMI bisa anjlok lagi dan berpotensi auto rejection batas bawah lagi, sekitar Rp900 per lembarnya. Investor masih menunggu kejelasan akan kesepakatan (strategic partnership) yang dimaksud," ujar analis Optima Securitas Ikhsan Binarto, kepada okezone, di Jakarta, Sabtu (29/11/2008).

Dia juga mengatakan, imbasnya tidak hanya kepada saham BUMI saja namun akan berpengaruh terhadap kelima saham emiten Grup Bakrie lainnya.

Padahal, sentiment positif mulai datang saat dikabarkan kesepakatan tersebut selesai kemarin, Jumat (27/11/2008) malam.

Tentunya saham Grup Bakrie yang memiliki kapitalisasi besar mempengaruhi indeks. "Saya prediksi indeks kita akan rebound, namun tidak begitu dengan saham Grup Bakrie, terutama BUMI, invetor akan melakukan aksi jual saham mereka, kemungkinan merosot," ungkapnya.

Menurutnya, aksi profit taking pada perdagangan pekan depan masih mewarnai indeks harga saham gabungan (IHSG). Invetor menjual dulu saham BUMI, sebaliknya bagi mereka yang mau beli saham BUMI sudah banyak yang menunggu, jadi bisa beli saham BUMI bagi yang belum punya. "Mereka cenderung profit taking," imbuhnya.

Menurut data yang okezone, saham emiten Grup Bakrie pada penutupan akhir pekan kemarin, cenderung mengalami penguatan khususnya saham BUMI yang menguat cukup tinggi, yakni BNBR anjlok Rp6 atau turun 9,23 persen ke level Rp59 per lembarnya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat Rp90 atau naik 9,78 persen ke level Rp1.010 per lembarnya.

Sementara PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) anjlok Rp15 atau turun 9,43 persen ke posisi Rp144 per lembarnya, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menguat Rp15 atau turun 6,52 persen ke level Rp245 per lembarnya.

Sedangkan, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) menguat Rp5 atau naik 7,14 persen ke level Rp75 per lembarnya, sedangkan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menguat Rp1 atau naik 1,96 persen ke level Rp52 per lembarnya. (rhs)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2

Berita Lain

o3 o4