ekonomi


15 Negara UE Gagal Terapkan Stimulus USD259 M

Selasa, 2 Desember 2008 - 19:17 wib
text TEXT SIZE :  
Share
(Foto: Corbis)

BRUSSELS - 15 menteri keuangan di kawasan euro gagal menerapkan paket stimulus ekonomi sebesar 200 miliar euro (USD259 miliar), atau 1,5% dari produk domestik bruto (PDB) 27 negara Uni Eropa (UE).

Menteri keuangan Luksemburg Jean-Claude Juncker mengatakan pada prinsipinya kawasan euro mendukung usulan Komisi Eropa untuk mencegah resesi.

"Saya tidak akan memberikan tekanan yang berlebihan pada hal itu. Hal yang penting adalah setiap orang menyetujui kepakatan situmulus yang diajukan komisi," jelas Juncker setelah pertemuan dengan negara kawasan euro, dikutip dari AFP, Selasa (2/12/2008).

Dia mengatakan setiap orang setuju akan kebutuhan respons keuangan yang kuat. Namun, dengan banyaknya negara yang telah memberikan simulus bantuan ke negaranya masing-masing, dia menilai proposal Komisi Eropa merupakan hal yang terlalu dini dan gegabah untuk membicarakan target proposal tersebut.

"Kita harus menunggu hingga rencana nasional setiap negara selesai sebelum kita mencapai bentuk target itu," jelas Juncker yang juga merupakan Perdana Menteri (PM) Luksemburg.

Para menteri keuangan kawasan euro ini beraksi terhadap rencana itu yang diungkapkan pada pertemuan hari ini. Jerman juga menolak berkontribusi lebih dari pertimbangkan mereka terkait kebutuhan ekonomi negara mereka.

Menteri keuangan Jerman Peer Steinbrueck mengkritisi proposal Komisi Eropa sebagai langkah populis yang tidak efektif. "Kami tidak harus meniru apa yang dilakukan negara lain, tapi kami hanya harus berkoordinasi antar kita," jelasnya.

Menteri Keuangan Belanda Wouter Bos mengatakan saat ini banyak negara yang telah mengeluarkan bantuan dana sangat besar untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi. Namun tidak ditanya apakah setiap negara itu memiliki dana yang diajukan Komisi Eropa tersebut.

"Saya tidak berpikir jika konsekuensi proposal komisi harus seperti itu. Bagaimana jika setiap negara yang telah mengeluarkan bantuan itu selama beberapa tahun yang lalu tapi saat ini harus melakukan lebih," jelasnya.

Beberapa ekonom juga meragukan rencana UE tersebut. Karena itu beberapa negara seperti Jerman, Prancis, Inggris, dan Italia menyatakan tidak akan memberikan dana sebesar 130 miliar euro.

Sementara itu Komisi Eropa akan berencana melakukan pertemuan pada 11-12 Desember di Brussels. Pertemuan ini akan menegaskan kembali bantuan stimulus sebesar 200 miliar euro. (Susi Susanti/Sindo/jri)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share