o1 o2

Economy - Saham dan Valas


3 Saham Tahan Banting Vs Krisis Ekonomi 2009

Sabtu, 27 Desember 2008 - 14:52 wib
text TEXT SIZE :  
Ahmad Nabhani - Okezone
Image: corbis

JAKARTA - Terdapat beberapa saham yang tahan banting dan layak dikoleksi bagi pelaku pasar di tengah lambatnya pertumbuhan ekonomi di tahun depan. Di antaranya, sektor semen, konsumer dan telekomunikasi.

"Ketiga saham ini akan menjadi unggulan para broker," kata pengamat pasar modal Bahana Sekuritas Harianto mengatakan, di Jakarta, Jumat (27/12/2008).

Alasan ketiga sektor saham tersebut layak dikoleksi karena, sektor semen akan banyak menyerap kebutuhan infrastruktur yang akan digencot lebih kencang dari pemerintah. Kendatipun pertumbuhan sektor properti diproyeksikan turun.

Sementara di sektor konsumer dan telekomunikasi akan banyak permintaan di tengah perputaran uang yang sangat kencang menyambut Pemilu 2009. Di sisi lain, peluang kembali diturunkannya acuan suku bunga Bank Indonesia (BI rate) menjadi sentiment positif.

Dia pun menegaskan, tahun depan masih ada secerca harapan membaiknya kondisi pasar modal dalam negeri. Meskipun pertumbuhan ekonomi berjalan lambat.

Keyakinan pasar modal masih membaik ditunjukkan dari mulai masuknya dana-dana asing di pasar modal dan ini membuktikan para investor asing masih mempercayai kondisi pasar dalam negeri untuk berinvestasi. "Harapan investasi pasar saham dalam negeri membaik sangat terbuka lebar," paparnya.

Meskipun demikian, dia menilai tahun mendatang para investor dalam negeri belum mampu menggerakkan pasar saham dan masih digerakkan oleh investor asing. Hal tersebut disebabkan, minimnya investasi dalam negeri dan sosialisasi investasi saham yang masih kurang bagi investor dalam negeri.

Selain itu, Harianto juga mengingatkan para pelaku saham dan pemula untuk bisa lebih selektif dalam investasinya di pasar modal dan jangan terbawa pada manajemen investasi yang asal-asalan dan akhirnya merugikan investasi jangka panjang.(rhs)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4