o1 o2

Economy - ekonomi


Pemerintah Gagas Pembentukan Bank Pertanian

Senin, 11 Mei 2009 - 10:49 wib
text TEXT SIZE :  
Foto: Koran SI

BOGOR - Pemerintah melalui Departemen Pertanian (Deptan) menggagas pembentukan bank fokus pembiayaan pertanian untuk mengembangkan sektor pertanian dan mendukung perekonomian nasional.

"Sektor pertanian sebagaimana diketahui memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, dukungan pembiayaan terutama dari perbankan masih terbatas. Sehingga memunculkan wacana untuk membentuk bank yang fokus di pertanian untuk mengatasi kendala pembiayaan," kata Menteri Pertanian Anton Apriyantono, di sela seminar bertajuk Menuju Bank Pertanian, di Institut Pertanian Bogor, Bogor, Senin (11/5/2009).

Menurut Mentan, penyaluran kredit perbankan dalam lima tahun terakhir sangat minim hanya lima persen dari total kredit perbankan nasional. Kondisi ini juga tidak terlepas dari lemahnya petani untuk mengakses bank seperti terbatasnya agunan, terbatasnya penjaminan, terbatasnya lembaga asuransi kegagalan panen hingga pendamping di lapangan.

"Akibat kesulitan akses modal bank, petani mengandalkan modal sendiri atau pengijon dengan bunga tinggi. Ada juga dari bank dengan skim khusus kredit pertanian seperti kredit ketahanan pangan dan energi (KKPE) ataupun kredit pengembangan energi nabati revitalisasi perkebunan (KPEN-RP)," paparnya.

Mentan menuturkan untuk mengatasi masalah modal tersebut pemerintah menempuh kebijakan dengan memperkuat modal kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) berupa bantuan langsung masyarakat melalui program pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) bagi petani miskin. Sedangkan bagi petani yang tidak mampu dengan suku komersil diberikan skim kredit khusus pertanian.

"Untuk PUAP sudah diluncurkan di 11 ribu desa tersebar di 389 kabupaten/kota di 33 provinsi dengan anggaran Rp1,1 triliun. Sedangkan di 2009 PUAP akan dilanjutkan di 10 ribu desa," imbuhnya.

Mentan menambahkan di berbagai negara bank fokus pertanian sudah terbentuk seperti Agricultural Bank of China (ABC) yang sudah membuka cabang di Hong Kong dan Singapura. Lalu, ada The Bank for Agriculture and Agricultural Cooperatives (BAAC) di Thailand yang sudah memiliki 590 cabang serta di Malaysia sudah ada Bank Pertanian Malaysia.

"Memang masih ada opsi lain karena membentuk bank tidak mudah. Yang penting adalah mempermudah akses bagi petani mengakses kredit," pungkasnya.
(Tomi Sujatmiko/Koran SI/ade)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4