Image: Corbis.
JAKARTA - PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan pendapatan (revenue) tahun 2009 ini mengalami peningkatan sebesar 20 persen. Sebagai pembanding, pada 2008 lalu revenue perusahaan adalah sebanyak Rp7,2 triliun.
"Yang kita harapkan revenue meningkat lebih dari 20 persen," ujar Direktur Utama PTBA Sukrisno, dalam paparan publik usai RUPST di Hotel Gren Melia, Jakarta, Kamis (28/5/2009).
Sedangkan untuk terget laba bersih, dia enggan mengungkapkan berapa angka tergetnya. Hal ini, adalah karena perseroan menargetkan pertumbuhan produksi batu baranya tahun ini adalah sebesar 10 persen. Sebelumnya, pada 2008 produksi perseroan sebanyak 10,3 juta ton, dan penjualan batu baranya mencapai angka 12,8 juta ton.
"Tahun 2009 kita targetkan produksi di atas 11 juta ton. Mudah-mudahan mencapai 11,6 juta ton," katanya.
Capex USD15-20 Juta
Sementara untuk belanja modal (capital expeditur/capex), perseroan mengangarkan sebesar USD15-20 juta pada 2009 ini. Dana tersebut sepenuhnya diambil dari kas internal perseroan. Pada akhir tahun lalu, Sukrisno mengungkapkan kas perseroana lebih dari Rp3 triliun.
"Tidak banyak biaya, semua tambang kita sudah selesai dieksplorasi. Jadi paling hanya untuk infrastruktur saja sekitar USD15-20 juta," imbuhnya.
Terkait dengan rencana akuisis perseroan terhadap dua tambang batu bara di Kalimantan Timur yang bernilai Rp1,2 triliun, dia mengugkapkan saat ini aksi korporasi ini dalam tahap due diligence. "Targetnya rampung tahun ini," tambah Sukrisno.(rhs)