o1 o2

Economy - Saham dan Valas


Bayan Resources Dapat Penilaian Wajar

Minggu, 28 Juni 2009 - 11:01 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone
Foto: Corbis

JAKARTA - Perusahaan batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) memperoleh penilaian wajar atas transaksi afiliasi anak usahanya, PT Muji Lines, dalam rencana perseroan memberikan jaminan tambahan USD300 juta yang berasal dari tiga bank asing. Penilaian tersebut dilakukan oleh PT Ujatek Baru sebagai tim penilai transaksi perseroan.

"Kami berpendapat bahwa syarat-syarat kunci dari rencana transaksi tersebut adalah wajar oleh karena transaksi tersebut akan memberikan kesempatan kepada Bayan beroperasi secara berkelanjutan untuk mempertahankan going concern," ungkap tim penilai PT Ujatek Baru Getulio Bravo, dalam keterangan resminya yang dipublikasikan di Jakarta, Minggu (28/6/2009).

Dijelaskan dalam keterangan tersebut, pada 10 April 2008 perseroan telah menandatangani Facilities Agreement sebesar USD300 juta Term Loan, Revolving And Working Capital Facilities sebagaimana telah diubah dengan Supplemental Deed tanggal 10 Juli 2008, dengan para kreditur, yang meliputi ING Bank NV (cabang Singapura), Standard Chartered Bank (cabang Jakarta), dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (cabang Singapura) yang bertindak sekaligus sebagai Mal/dated Lead Arranger (para kreditur), di mana perseroan memperoleh fasilitas pinjaman sampai sejumlah USD300 juta dari para kreditumya (Perjanjian Fasilitas Pinjaman).

Kemudian, pada 8 Mei 2009, perseroan telah menandatangani surat yang menyetujui syarat yang terdapat dalam Heads of Agreement (HoA) dengan Standard Chartered Bank (Hong Kong) sebagai agen sindikasi dari perjanjian fasilitas pinjaman, di mana disepakati untuk melakukan perubahan atas perjanjian fasilitas pinjaman.

Pengalihan tagihan yang dimiliki Bayan berdasarkan Coal Sales (F.O.B) Agreement (Contract No FCS8F022I) tanggal 23 Juli 2008 yang ditandatangani antara Bayan dan Enel Trade S.p.A (Enel Contract), serta Hipotek atas Kalimantan Floating Transfer Station yang dimiliki PT. Muji Lines (Muji), anak perusahaan Bayan.

Pada penutupan perdagangan IHSG akhir pekan, harga saham dengan kode emiten BYAN melemah Rp50 atau turun 0,92 persen ke posisi Rp5.400 per lembar sahamnya. (css)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4