(dok Okezone)
JAKARTA - Bank Indonesia terus mencermati potensi tekanan inflasi di tahun 2010, termasuk potensi kenaikan harga komoditas dunia.
Dalam konteks ini, kebijakan moneter ke depan diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara upaya mendorong perekonomian domestik dan upaya menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dalam jangka menengah.
"Dengan pertimbangan tersebut, ke depan kebijakan moneter akan dilakukan secara lebih berhati-hati mengingat ruang pelonggaran moneter semakin terbatas," ujar Plt Gubernur BI Miranda S Goeltom dalam jumpa pers di Gedung BI, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Selain itu, Bank Indonesia bersama dengan pemerintah juga terus berkoordinasi untuk mengantisipasi berbagai dinamika yang berkembang dalam waktu dekat.
Pada bulan Juni 2009 inflasi IHK tercatat sebesar 0,11 persen (mom) atau 3,65 persen (yoy), yaitu jauh lebih rendah dibanding pola historisnya.(jri)