Yen Jepang
JAKARTA - Dari total pinjaman Indonesia untuk pembiayaan defisit, sebagian besar portofolio pinjaman pemerintah didominasi oleh mata uang yen dibandingkan dengan USD. Adapun dari keseluruhan utangĀ pemerintah 20 persennya dalam bentuk yen, namun secara keseluruhan total pinjaman luar negeri dalam bentuk yen sebesar 47 persen.
"Pinjaman yen nomor dua terbesar dari pinjaman negara setelah rupiah," Kata Dirjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto, kepada wartawan di Gedung Depkeu, Jakarta, Rabu (15/7/2009).
Dia menilai, penerbitan Samurai Bond dalam bentuk yen terbilang murah yield-nya bila dibandingkan dalam bentuk USD. Selain itu dia juga menyampaikan penerapan pinjaman yen masih mempertimbangkan rupiah dan mata uang lainnya.
Menyinggung minat Pemda yang ingin menyimpan investasinya dalam bentuk surat berharga negara (SBN) ternyata masih rendah. Karena saat ini hanya Pemda DKI Jakarta yang menempatkan dana investasinya di SBN. Oleh sebab itu, dirinya terus berupaya melakukan sosialisasi dan roadshow agar pemerintah daerah bisa memanfaatkan manajemen investasinya di SBN. (wdi)
(rhs)