Foto : Corbis.
JAKARTA - Serupa dengan indeks harga saham gabungan (IHSG), rupiah tidak mengalami goncangan hebat selepas ledakan bom di Kuningan pagi tadi.
Kendati demikian rupiah pada perdagangan Jumat (17/7/2007), tetap melemah ke level Rp10.135 per USD dibanding perdagangan sebelumnya di level Rp10.100 per USD. Namun dibanding perdagangan tadi pagi, rupiah menguat dari level ke Rp10.260 per USD.
Penguatan ini merupakan penjagaan dari Bank Indonesia (BI). Selepas ledakan tadi pagi, bank sentral selalu berada di pasar. "Sehingga nilai tukar dapat turun kembali ke Rp10.180-10.150 seperti sebelumnya," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono di Gedung Depkeu, Jakarta, Jumat (17/7/2009).
Sebelumnya, pasar uang dan saham diprediksikan akan dihantui sentimen negatif selama sepekan, pascaledakan Kuningan di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot. Kejadian tersebut sebagai respons negatif pelaku pasar.
"Pasar dan perekonomian bakal bergerak negatif dan berdampak buruk dari ledakan Kuningan," kata pengamat ekonomi dan pasar uang Farial Anwar, saat dihubungi okezone.(rhs)