Ilustrasi: Perumahan
BANDUNG - Menteri Negara Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa menuturkan sektor perumahan di Indonesia hingga saat ini belum memberikan kontribusi yang besar terhadap produk domestik bruto (PDB).
"Kontribusi sektor perumahan di Indonesia bagi PDB baru 8,5 persen," kata Soharso saat menjadi keynote speaker pada acara seminar nasional Perencanaan dalam Era Demokrasi dan Otonomi Daerah di Auditorium CC Timur ITB, Bandung, Sabtu (14/11/2009).
Hal ini sangat berbeda dengan apa yang terjadi di Malaysia. Dimana, lanjut Menpera, kontribusi dari sektor perumahan mencapai angka 27 persen. Bahkan di Amerika dan Jepang kontibusi dari sektor ini mencapai 45 persen.
"Berbeda dengan Malaysia yang kontribusi sektor perumahan bagi PDB cukup besar yaitu 27 persen," lanjutnya.
Disisi lainĀ ia mengatakan, jika sekira 8 juta penduduk Indonesia belum mempunyai rumah sehat dan sederhana. "Di Indonesia, sebanyak 8 juta penduduk belum punya rumah yang sehat dan sederhana. Dari jumlah tersebut, kebanyakan berada di daerah Jawa," kata Suharso dalam pemaparannya.
Menurut Suharso, kalau mengabaikan pertambahan penduduk, per tahunnya Indonesia membutuhkan 500 ribu per tahun dalam kurun waktu 16 tahun. (wdi)(rhs)