Papan Perdagangan IHSG. Foto: Koran SI
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi pertama perdagangan saham makin menunjukkan penguatannya. Kendati hanya menguat tipis dibandingkan pembukaan pagi, IHSG perlahan bangkit.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/11/2009), ditutup meningkat 24,98 poin atau sebesar 1,03 persen ke posisi 2.451,78. Sementara untuk Jakarta Islamic Indeks (JII) naik 6,22 poin ke posisi 402,89 dan indeks LQ45 naik 6,19 poin ke posisi 484,4.
Kali ini, penguatan IHSG didorong oleh faktor internal, yakni sektor-sektor di berbagai bidang terlihat menguat yang dipimpin paling tinggi dari sektor pertambangan sebesar 43,14 poin. Sementara, hanya satu sektor saja yang tercatat melemah, yakni sektor properti.
Selain itu, volume perdagangan indeks terpantau sebesar 3,57 miliar lembar saham senilai Rp2,67 triliun. Saham yang menguat sebanyak 86 jenis saham, melemah 61 jenis saham, dan stagnan atau diam di tempat 59 jenis saham.
Saham yang ditutup menguat atau top gainer, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp600 ke posisi Rp33.300, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp450 menjadi Rp15.000, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp350 ke Rp25.850, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp300 ke posisi Rp15.850.
Saham-saham yang ditutup melemah atau top loser, PT Sepatu Bata Tbk (BATA) Rp5.000 ke posisi Rp25.000, PT Semen Gresik (Persero) Tbk (SMGR) turun Rp50 menjadi Rp7.100, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun Rp30 ke Rp600, dan PT Berlina Tbk (BRNA) turun Rp30 ke Rp640. (ade)