Ilustrasi. Foto: Koran SI
JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengungkapkan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk 2010 totalnya akan sebesar USD400 juta-USD450 juta.
Hal tersebut seperti diungkapkan GM Corporate Finance & Business Analysis XL Silvia Hardiman dalam paparan publik usai RUPSLB di kantornya, Mega Kuningan, Jakarta, Senin (17/11/2009).
Dijelaskannya, dari capex yang sekira USD400 juta-USD450 juta tersebut, yang merupakan kebutuhan capex sesungguhnya untuk 2010 adalah sekira USD300 juta-USD350 juta. "Sisanya merupakan carry over dari 2009," jelasnya.
Dia menuturkan, dengan positifnya kinerja perseroan, biaya capex tersebut akan dapat diambil seluruhnya dari kas internal perseroan. "Dari internaly integraty cash flow," ucapnya.
Ditambahkannya, dana itu nanti akan dipergunakan untuk ekspansi jaringan, menambah kapasitasnya termsauk untuk menambah BTS perseroan.
Sebagai pembanding, pada 2009, capex perseroan sebesar USD600 juta-USD659 juta. Di mana yang merupakan kebutuhan tahun ini adalah USD300 juta-USD350 juta dan sisanya merupakan carry over dari tahun sebelumnya.
Perseroan mengaku dengan berubah nama menjadi PT XL Axiata Tbk, pihaknya tidak akan membutuhkan banyak biaya untuk prosesnya.
"Kita sudah ganti logo, jadi ke pasar tidak banyak perbedaan, itu untuk hal-hal yang bersifat corporate saja seperti kartu nama. Sementara ke pasar dan iklan kita tidak pernah masukan nama perusahaan, benchmark-nya masih sama. Nama perusahaan hanya untuk ke dalam dan ke pemerintah," pungkasnya. (ade)