Ilustrasi syariah
BANDUNG - Surat utang berbasis syariah memang sedang menjadi primadona dalam beberapa tahun belakangan. Pengguna sukuk pun semakin bertambah, salah satunya adalah PT Astra Sedayu Finance (ASF).
Perusahaan konsultan keuangan itu menjajaki kemungkinan untuk mengeluarkan surat utang berbasis syariah (sukuk) sebagai salah satu sumber pembiayaannya tahun 2010.
"Kita sedang menjajaki kemungkinan menerbitkan sumber dana berbasis syariah" ujar Direktur PT Astra Sedayu Finance, Hugeng Gozali, dalam paparannya di Workshop Wartawan Pasar Modal, di Lembang, Bandung, Jumat (20/11/2009)
Selain sukuk, rencananya ASF juga akan menerbitkan sumber pembiayaan lain yang biasa dilakukan seperti penerbitan Obligasi dan atau MTN serta pembiayaan dari bank luar negeri. Namun, dia tidak mau menyebutkan berapa kisaran total sumber pendanaan yang akan dikeluarkan pada tahun depan.
"Untuk saat ini belum ditentukan besarannya berapa, tergantung market. Kalau untuk obligasi sendiri biasanya antara Rp800 miliar sampai dengan Rp1 triliun" tambahnya.
Adapun, obligasi dan Medium Term Notes (MTN) PT Astra Sedayu Finance yang akan jatuh pada tahun 2010 tercatat sebesar Rp 1,302 triliun yang terdiri dari bond VII,VIII, IX, X, MTN I.
Sedangkan untuk tahun 2012, MTN dan obligasi yang jatuh tempo sebesar Rp 1,390 triliun dan 2012 sebesar Rp 260 miliar.(ahm)