Foto: Koran SI
JAKARTA - PT PLN (Persero) merencanakan akan menerbitkan kembali obligasi untuk memenuhi kebutuhan pendanaan pembangunan jaringan transmisi sekira Rp4,9 triliun.
"Kita masih kekurangan Rp4,9 triliun untuk jaringan, itu bisa dari obligasi, APBN, atau bisa langsung cari pinjaman bank," ujar Direktur PLN Fahmi Mochtar, seusai rapat kerja dengan Komisi XI, di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2009).
Sayangnya dia masih enggan untuk menyebutkan berapa besaran obligasi yang akan dikeluarkan dari hasil keseluruhan tersebut. Namun rencana penerbitan obligasi tersebut belum akan dilakukan sendiri.
Untuk penerbitan obligasi sebelumnya yang senilai Rp1,5 triliun, PLN masih menunggu pernyataan efektif dari Bapepam-LK diharapkan akan terealisasi dalam waktu dekat.
"Kita tunggu surat dari Bapepam untuk obligasi itu," pungkasnya. (ade)