o1 o2

Economy - Saham dan Valas


Utang PGAS USD1,171 M

Minggu, 29 November 2009 - 12:37 wib
text TEXT SIZE :  
Candra Setya Santoso - Okezone

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mencatatkan posisi utang per 30 September 2009 mencapai USD1,171 miliar. Adapun posisi utang ini diperoleh dari Bank Pembangunan.

Seperti dikutip okezone dalam laporan tertulisnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Minggu (29/11/2009), hingga saat ini, kompoisisi utang perseroan ada dua, yakni utang dengan suku bunga tetap sebesar 71,5 persen dan bunga mengambang 28,5 persen. Biaya utangnya hanya sebesar 4,22 persen.

Walau demikian, perseroan mencatatkan kenaikan laba bersih selama kuartal III-2009 mencapai 145 persen menjadi Rp4,401 triliun bila dibandingkan periode sebelumnya Rp1,794 triliun. Kenaikan laba besih perseroan didorong oleh pendapatan usaha perseroan selama kuartal III-2009 menjadi Rp13,5 triliun atau meningkat sebesar 50 persen bila dibandingkan dengan pendapatan usaha periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada 28 September 2009, PGN mulai menyalurkan gas untuk keperluan kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap Tanjung Priok sebesar 30 BBTU per hari. Penyaluran ini membantu pemenuhan kebutuhan gas bumi untuk pembangkit listrik nasional serta mengurangi subsidi atas bahan bakar untuk listrik.

Sejalan dengan trend penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dan Yen Jepang di sembilan bulan tahun 2009 (USD1=Rp9.681dan JPY1=Rp107,79 per 30 September 2009 dan USD1=Rp10.950 dan JPY1=Rp121,23 per 31 Desember 2008) maka Perseroan pada periode yang sama tahun 2009 membukukan laba selisih kurs-bersih (didominasi laba selisih kurs translasi) sebesar Rp911 miliar.

Laba selisih kurs translasi bersifat non-kas dan dibukukan sesuai ketentuan PSAK 10, terutama diakibatkan oleh pembukuan atas utang jangka panjang perseroan dalam mata uang asing, sementara laporan keuangan perseroan disajikan dalam mata uang rupiah. (wdi)(rhs)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4