Foto: Koran SI.
JAKARTA - Pasar finansial Tanah Air dinilai masih menjanjikan menyusul masuknya Indonesia dalam jajaran pasar keuangan yang tangguh di dunia.
Demikian pidato Kepala Bapepam-LK Fuad Rahmany, saat memberikan kata sambutan dalam pembukaan Investor Summit and Capital Market Expo 2009, di Hotel The Ritz Carlton Pasific Place, Rabu (2/12/2009).
"Tahun lalu indeks memang sempat terjungkal, tapi recovery perekonomian membalikannya. Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir 2009 berada di level 1.355,4. Sementara pada 1 Desember 2009, berada di level 2.452," tuturnya.
Bahkan, di saat bursa global ambruk, rata-rata transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mampu berada di atas Rp4 triliun per hari. "Kinerja tersebut berasal dari kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia (BI)," ujarnya.
Kendati demikian, goncangan krisis global bukan sebagai sentimen utama negatif di pasar saham. Faktor domestik seperti penyalahgunaan aset nasabah oleh segelintir perusahaan efek cukup mencoreng pasar modal dalam negeri pada tahun ini. "Ini juga akibat juga dari krisis global," imbuhnya.(rhs)