o1 o2

Economy - Industri


Harga Minyak Mentah Indonesia Tembus USD77

Rabu, 2 Desember 2009 - 11:09 wib
text TEXT SIZE :  
Andina Meryani - Okezone
Foto: AFP.

JAKARTA - Harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) November sudah mencapai USD77,08 per barel, atau naik USD4,55 per barel dari harga rata-rata Oktober yang sebesar USD72,53 per barel.

Namun, belum ada data berapa besaran harga ICP rata-rata sepanjang 2009 sampai November ini. Sebagaimana diketahui, APBN-P 2009 menetapkan ICP sebesar USD61 per barel.

"Peningkatan harga ini sejalan dengan meningkatnya harga minyak mentah utama di pasar internasional," ungkap laporan di situs resmi Ditjen Migas di Jakarta, Rabu (2/12/2009).

Peningkatan harga minyak mentah internasional ini diakibatkan oleh beberapa faktor, di antaranya terus meningkatnya optimistis akan pulihnya perekonomian dunia yang ditandai dengan perkiraan menguatnya pertumbuhan perekonomian sejumlah negara konsumen utama minyak, terutama China, Amerika Serikat, Eropa, India, Brasil dan Korea Selatan

Faktor lain yang juga mempengaruhi hal tersebut adalah revisi perkiraan permintaan minyak kuartal IV-2009 oleh International Energy Agency (IEA) yang meningkat 0,21 juta barel per hari dibandingkan perkiraan bulan Oktober.

"Peningkatan ini terkait dengan bertambahnya permintaan negara-negara non-OECD, terutama Timur Tengah (Saudi Arabia) dan Asia (China dan India)," tambahnya

Selain itu, sempat terhentinya produksi minyak mentah sebesar 43 persen dan gas alam sebesar 28 persen di kawasan Teluk Meksiko selama satu minggu sebagai antisipasi datangnya Badai Ida di minggu pertama November 2009, oleh sejumlah perusahaan produsen migas yang beroperasi di kawasan tersebut dan terus menurunnya stok mingguan distillate fuel termasuk heating oil Amerika Serikat karena meningkatnya permintaan dalam musim dingin serta melemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap yen dan euro yang mencapai nilai terendah dalam 18 bulan terakhir. Pelemahan ini cenderung mendorong kenaikan harga minyak mentah dan komoditas lainnya yang berbasis dolar Amerika Serikat.

Untuk kawasan Asia Pasifik peningkatan harga minyak juga disebabkan oleh peningkatan tajam impor minyak mentah China yang merupakan konsumen energi terbesar dunia yang mencapai lebih dari 4 juta barel per hari.

"Peningkatan impor ini terutama diakibatkan bertambahnya kapasitas kilang-kilang baru sebesar 0,75 barel per hari sehingga meningkatkan kebutuhan dalam negeri China lebih dari 7,9 juta barel per hari," pungkasnya.(rhs)

 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?
Share
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini di http://m.okezone.com
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4