Ilustrasi. Foto: Koran SI
JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberi peringkat idBBB+ kepada obligasi I/2005 seri B sebesar Rp59 miliar PT Bank Lampung yang jatuh tempo pada 13 Juli 2010.
Hal tersebut diungkapkan analis Pefindo Dimas Aditya dan Hendro Utomo dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, di Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Kesiapan perusahaan untuk membayar jatuh tempo obligasi ini didukung oleh ketersediaan Fasbi sejumlah Rp614 miliar dan call money sejumlah Rp100 miliar pada 31 Desember 2009 sebesar Rp754 miliar.
Sebagai informasi, perusahaan didirikan pada 1 Agustus 1964 sebagai Bank Pembangunan Daerah Lampung dan mulai beroperasi pada Januari 1966. Pada April 1999, nama perusahaan dan status berubah menjadi PT Bank Lampung.
Sampai Juni 2009, pemerintah provinsi Lampung merupakan pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 47,69 persen, sedangkan sisanya terbagi-bagi antara pemerintah kabupaten di Lampung sebesar 50,68 persen dan koperasi karyawan sebesar 1,63 persen.
Perusahaan diketahui mempekerjakan 532 staf karyawan untuk mengoperasikan 26 kantor dan 17 ATM miliknya.
(ade)