Menteri Keuangan Sri Mulyani terbukti memang wanita tangguh. Saat menghadiri rapat panitia khusus (pansus) hak angket Century di gedung DPR, tidak tampak wajah tegang atau tertekan menghiasi raut wajahnya.
Wajar saja lha wong dia seorang Menteri apalagi sudah sering yang namanya rapat kerja bareng DPR. Justru yang patut dikomentari adalah segenap komponen bangsa lainnya, mengapa ? karena banyak diantara kita hanya memberikan statement sebatas informasi sepenggal-sepenggal, baru baca di koran, dengar berita di radio, nonton berita di televisi, sudah berkomentar seolah menghakimi bahwa Bu menteri harus di hukum padahal belum tentu bersalah. Toh masih dalam proses Pansus, yang jelas statement yang banyak beredar saat ini lebih pada banyak dipengaruhi dendam, rasa sakit hati dll yang lebih parah kalau cuma ikut-ikutan. Statement2 yang cuma mendiskreditkan justru cepat membakar jiwa2 muda , yang katanya kaum intelektual, akan tetapi etika saja tidak diperhatikan apalagi pandangan dari segi keilmuan mereka. Kaum intelektual saat ini levih hoby berdemo ketimbang belajar dikampus untuk segera menyelesaikan studinya, tidak sadar kalau mereka itu dimanfaatkan orang2 tak bertanggungjawab. Sudah banyak informasi yang mengatakan bahwa setiap aksi Demo dimanapun ada sponsornya, jadi jelas singkat kata apa yang disuarakan para pendemo itu tidak murni m,enyuarakan kepentingan rakyat karena suaranya sudah dibeli. Akhirnya saya cuma bisa berharap bahwa persoalan skandal Centuri ini selekasnya selesai, Tuhan tunjukanlah yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Cobalah kalau kita berada di posisi Menkeu Sri Mulyani atau Wapres Boediono. Maka dari itu biarkanlah proses itu berjalan sebagaimana mestinya, kalau anak bangsa di luar Pansus juga melakukan tindakan, maka berarti anda sudah tidak percaya lagi sama wakil rakyat. Ketika Wakil rakyat sudah tidak dipercaya rakyatnya, untuk apalah para wakil rakyat masih betah di gedung Dewan, kalau cuma sandiwara yang dipertontonkan, hanya untuk menarik simpati pada periode Pemilu mendatang maka yakinlah persoalan Centuri takkan menemui penyelesaian. Wahai anak bangsa mari kita hormati proses yang sedang berjalan di Pansus Centuri. jadilah penonton, pendengar, penyimak, pengamat yang bijak dalam menyikapi segala persoalan.
Salam...!!
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh Okezone.com.
Pasal Sanggahan (Disclaimer):
Okezone tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya
Okezone berhak untuk memuat, tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.
Data dan/atau informasi yang tersedia di okezone hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, Okezone dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan.
Bagi Anda yang mengirimkan komentar pembaca, surat pembaca, dan artikel atau tulisan lainnya, foto dan video, tunduk pada aturan Okezone.com, di antaranya tulisan tidak SARA, tidak merupakan informasi/berita bohong, tidak beritikad buruk, tidak provokatif, dan tidak melanggar ketentuan etika dan hukum yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran atas hal-hal di atas, maka Okezone.com berhak untuk mengedit atau menghapus keseluruhan materi artikel/berita/informasi/surat pembaca/komentar/foto dan video yang dimaksud.