Senin, 18 Januari 2010 13:21 wib

Penyelamatan Krisis Perbankan 2008 Versi BI

Ade Hapsari Lestarini
Gedung BI. Foto: Koran SI
Bank Indonesia (BI) memberikan gambaran ke masyarakat mengenai diambilnya kebijakan penyelamatan perbankan saat terjadi krisis global 2008 lalu.
  • Robi » 0 Tanggapan
    Kepentingan yang diutamakan dalam pansus hanyalah kepentingan politik golongan. Sangat kentara untuk dilihat bahwa nyaris tidak ada sikap kenegarawanan di sana. Sulit sekali bagi kita untuk mempercayai politisi negeri ini.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • johnny » 0 Tanggapan
    krismon 97 jauh berbeda dengan krismon 08. keledai saja tdk melakukan kesalahan yg sama ... blbi merupakan tindakan kotor pemerintah saat itu, smp sekarang belum beres ... tdk perlu ada bailout utk kasus century, toh sampai sekarang banyak nasabahnya belum dibayar !!! sekarang pansus hrs fokus menelusuri kemana uang 6.7t itu disalurkan !!! dan sby, sri & budi hrs mempertanggung jawabkan blunder nya, bkn hanya merasa tertipu !!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • edwin arifin » 0 Tanggapan
    Perintah SBY selaku kepala negara dan kepala pemerintahan sudah jelas.Indonesia jangan sampai jatuh seperti krismon 1997 yl.Artinya berapapun ongkos yang dibutuhkan untuk penyelamatan itu akan diberikan.Terbukti sekarang dunia mengakuinya hanya tiga negara yang selamat.Indonesia,China dan India.kok para politisi itu nggak mengerti juga.pastilah ada maksud yang buruk thdp pemerintahan sekarang ini yg dilakukan segala upaya oleh para elit politik.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.