Selasa, 9 Februari 2010 16:39 wib

32,5 Juta Orang Indonesia Masih Miskin Tingkat Ekstrim

Andina Meryani
Foto: Koran SI
Indonesia terus mengalami krisis kesejahteraan dengan jumlah orang miskin mencapai puluhan juta orang. Tercatat, sebanyak 32,5 juta orang masih berada pada level kemiskinan ekstrim pada 2009.
  • ancik » 0 Tanggapan
    indonesia belum memliki pemimpin yang cara pandangnya humanis dan jauh kedepan hanya berkutat pada prestise dan kekuasaan. mungkin dendam kemiskinan nenek moyang kali sehingga korupsi terus
    Beri Tanggapan Laporkan
  • risna » 0 Tanggapan
    ya,smakin lma rakyat mskin trus tertindas,kpn pmerintah akn mmbntu mreka,mmbrikan tmpt tnggal yg lyak,mkan yg lyak,cba lhat skali sja realitas hdp mreka,jgn hnya mmikirkan hal2 yg atas sja,krna mreka pun pnya hak yg sma,keinginan yg sama,ingin pnya pndi2kan,tlong di renungkan,rakyat kcil,adlah bagian dri rakyat indonesia,coba rasakan apa yang mereka rsakan,psti sngat mnyakitkan.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Jati Sarwo Edy » 0 Tanggapan
    Masyarakat Indonesia jangan malas bekerja dan berusaha. Masyarakat Indonesia harus bisa mencontoh Etos kerja Orang Cina yang tak kenal lelah demi kesuksesan masa depan Agamanya, Bangsanya dan Negaranya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rakyat » 0 Tanggapan
    kapan kami, rakyat "petani, nelayan, buruh" menjadi subjek pembangunan ekonomi. coba lihat,.. semakin hari kami semakin terdesak dan terpinggir akhirnya menjadi "the outsiders", terus di bodohi,... dengan janji janji palsu. Banyak program yang merakyat seperti Pembagian sembako, raskin, Kredit Usaha Tani, KUR, Askes, dll. tapi semua itu ternyata adalah penipuan,.. karena kenyataan kami yang harus bayar utang negara yang tambah banyak,... dan akhirnya rakyatlah yang tanggung dosa, dan menjadi miskin, terlantar, oh... nasib kami... tapi kami telah di ajari untuk tetap mencintai bangsa dan membela kebenaran walaupun harus mengorbankan darah dan jiwa. Tapi persoalannya kami tdk tau lagi mana yang benar yang harus kami belah...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ahmadbintang » 0 Tanggapan
    bagaimana tidak miskin ?? sudah miskin, bayar pajak tinggi lalu uangnya dikorupsi. Kita butuh pemimpin yg mau berkorban untuk kepentingan orang banyak. jangan lihat angka tapi kenyataan dimasyarakat. Saya bandingkan negara jiran malaysia (tawau) : meski jauh dari kualalumpur tapi hidup makmur sejahtera : harga barang stabil, gaji tinggi, harga tiket pesawat tidak dipermainkan hari biasa sama hari libur lebaran, sekolah gratis,siaran tv dibatasi u/proteksi generasinya, penampilan ditempat umum tidak seronok, sopir pakaian rapi, polisi keliling 24 jam bukan duduk di kantor/pos, berobat sangat murah, fasilitas lengkap. Kenapa kita tidak mau belajar lebih bijak, terlalu banyak kesalahan yg kita perbuat tanpa disengaja apalagi yg disengaja untuk memperkaya diri/kelompok, pantaslah kita miskin harta lebih lagi miskin jiwa......
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.