Jum'at, 27 Januari 2012 21:23 wib

Akhirnya Pemerintah Setujui UMK Rp1,49 Juta

Martin Bagya Kertiyasa
Ilustrasi. Foto: Agung Manunggal/Okezone
Pemerintah menyetujui besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk golongan satu sebesar Rp1,491 juta. Kelompok II sebesar Rp1,715 juta dan kelompok III sebesar Rp1,849 juta.
  • BURUH » 0 Tanggapan
    justru dengan naiknya upah buruh kesejahteraan mereka akan lebih baik..masih wajar kok mereka minta upah segitu???apa nya yg salah???bayangkan pendapatan perusahaan otomotif dalam jangka satu tahun saja bertriliun2 kok jadi sangat wajar dengan biaya hidup yg mahal dan pendapan segitu mah...malah tadinya umk itu 2.7...sangat wajar2 saja!jika umk gk naik yaaaaaah tambah bnyak dong orang miskin di indonesia!!!!!karna kebnyakan perusaan di indonesia ini adalah investor asing>>>jadi gak usah deh ngasih pendapat KALAU ANDA TIDAK PERNAH MERASAKAN KEMISKINAN!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Abdullah Somat » 0 Tanggapan
    pokoke kalo ga puas, kita demo (bayarin aja 1000 orang), pasti dikabulkan. Kalo gitu terus, di mana ya yg namanya kepastian hukum? ga usah bikin peraturan dah. di demo 1000 orang juga batal (1000 mah, cuman sepersekian persen dari seluruh rakyat indonesia). Yg bensin mau naik juga dipikir mateng2 dulu. Ntar di demo, ga jadi naik lagi. Malu sama negara lain.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kacung » 0 Tanggapan
    SELAMAT BERKACAU-KACAU DEH INDONESAH....NEGERI PARA KORUPTOR DAN ORANG2 RAKUS...GAK BURUH GAK PENGUSAHA SEMUA RAKUS, GAK PEJABAT GAK RAKYAT JELATA SEMUA KORUPTOR......GEMBELLLLL
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dimaz » 0 Tanggapan
    asbun................
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Hakim » 0 Tanggapan
    apakah guru honorer masuk dalam tenaga kerja kontrak? jikalau benar, mengapa para guru honor kebanyakan tidak mendapatkan gaji sesuai UMK? sangat prihatin karena mereka hanya menerima gaji 300-500rb/bulan. bahkan terkadang hanya gajian ketika dana BOS cair...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dedysubhan » 0 Tanggapan
    Sekalipun Gaji Upah Minimun Kabupaten UMK tapi masih banyak pengusaha swasta yg nakal yang tetap memberikan tawaran gaji dibawah standard UMK, belum lagi kongkalikong pihak pengusaha swasta dengan pihak Disnaker daerah hingga pusat masalah karyawan yg sebenarnya yg di pekerjakan oleh pihak swasta tidak sesuai dengan data yg Disnaker input ke pengusaha swasta. Kalo gak percaya sidak semua tempat usaha swasta !
    Beri Tanggapan Laporkan
  • joko » 0 Tanggapan
    Upah buruh hampir sama dgn gaji S1 fresh graduate. Ngaco yg kasih kebijakan. Blm lagi ini berdampak biaya produksi di indonesia akan lbh mahal. Ga heran RIM pilih malaysia. Mudah2an banyak pabrik yg harus melakukan pemotongan jumlah buruh biar mereka sadar akibat demo. Heran bisa nya demo aj sampe nutup jalan. Padahal kualitas kerja jg ga bagus2 amat. Ngaco buruhnya sama yg kasih kebijakan. Kasian investor nya
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.