>

19 BUMN Perebutkan Indonesia Quality Award 2007

Senin, 26 November 2007 - 18:29 wib | Whisnu Arto Subari - Trijaya


JAKARTA
- Saat krisis moneter menghantam, BUMN menjadi ujung tombak pembangunan ekonomi nasional. Nah, dalam rangka meningkatkan dan mengapresiasi kinerja BUMN, Indonesia Quality Award (IQA) Foundation untuk yang ketiga kalinya akan memberikan penghargaan kepada BUMN berprestasi.

"Tahun ini, kami akan menilai kinerja 19 BUMN. Sedangkan tahun kemarin ada 14 BUMN yang kami assess. Pada 2005, untuk pertama kalinya, ada 12 BUMN yang mengikuti IQA," terang Ketua Umum IQA Foundation Ricky Sahala P Siahaan, saat konferensi pers, di Gedung BEJ, Jakarta, Senin (26/11/2007).

Sebanyak 19 BUMN tersebut antara lain Adhi Karya, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, BNI, Askes, Pengembangan Pariwisata Bali, Industri Telekomunikasi Indonesia, Krakatau Bandar Samudera, Krakatau Industrial Estate, Pertamina, dan Perumnas. Sisanya, Krakatau Steel, Petrokimia Gresik, Perkebunan Nusantara III, Taspen, Perhutani, Taspen, Waskita Karya, dan Wijaya Karya.

Sedangkan hasil penilaian tahun kemarin, dua perusahaan yang meraih skor tertinggi adalah Telkom dan Wijaya Karya. Kedua BUMN ini masuk dalam kategori Good Performance (476-575).

Sedangkan enam BUMN lainnya masuk dalam kategori Early Improvement (376-475). Enam perusahaan lainnya masuk kategori Early Result (276-375).

Tumpal Siregar, Direktur Eksekutif IQA Foundation, menilai adanya award selama dua kali menunjukkan hasilnya. Buktinya, kinerja BUMN yang mengikutinya mempunyai penilaian dan harga pasar tinggi seperti Telkom dan Wijaya Karya. Tahun depan, rencananya, IQA juga akan diberikan kepada perusahaan swasta nasional.

Dalam penilaian IQA, digunakan Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE). Metode ini terbukti efektif meningkatkan daya saing banyak perusahaan AS setelah terjadinya krisis ekonomi pada 1980-an. Hasilnya, selama lebih dari satu dasawarsa sampai kini, AS menjadi negara yang memiliki daya saing tertinggi di dunia.  

(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Harga Emas Antam Kembali Turun Rp1.000