Getting time...

Jelang Idul Adha

Kebutuhan Hewan Qurban Naik 100%

Sabtu, 15 Desember 2007 18:27 wib
BANTUL - Menjelang hari Raya Idul Adha, kebutuhan hewan qurban di Kabupaten Bantul, meningkat tajam hingga 100 persen, dibanding kebutuhan hewan potong seperti sapi pada hari biasanya.

"Jika dalam satu harinya jumlah sapi untuk dipotong hanya mencapai 10 ekor, saat ini mencapai hari 20 ekor per harinya" ujar salah seorang pedagang hewan korban sekaligus pedagang daging sapi Ilham (40) dari desa Segoroyoso, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Sabtu (15/12/2007).

Kebutuhan hewan potong untuk qurban pada hari Raya Idul Adha tahun ini tidak berbeda jauh dari kebutuhan hewan potong pada hari Raya Idul Adha pada tahun ini. Namun pada tahun ini geliat masyarakat untuk ikut berkorban ada peningkatan karena masyarakat sudah hampir pulih dari pascagempa 2006 yang lalu.

"Kalau tahun ini ada sedikit peningkatan khususnya warga yang membeli hewan untuk qurban, pada 2006 yang lalu terbanyak adalah dari kalangan LSM maupun para donator yang membeli hewan untuk kurban" kata Ilham

Untuk kebutuhan daging sendiri menjelang hari raya Idul Adha diakui mengalami penurunan hampir 30 persen dari bulan-bulan sebelumnya. Jika bulan-bulan yang lalu dalam seharinya bisa memotong sapi atau lembu lima hingga tujuh ekor sapi, saat ini dalam satu harinya hanya memotong sapi kurang dari lima ekor.

"Masyarakat saat ini jarang yang menggelar hajatan keluarga, disisi lain saat ini di Yogyakarta sudah banyak dibanjiri daging sapi import yang harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan harga daging sapi lokal," tambah Ilham

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Pemkab Bantul Mur Sumartinah menyatakan, kebutuhan hewan untuk korban pada hari Raya Idul Adha tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan yang cukup signifikan karena masyarakat Bantul khususnya sudah hampir 80 persen bangkit dari kejadian gempa bumi 2006 yang lalu.

"Yang jelas untuk kambing kurban pada tahun 2006 lalu mencapai 5.000-an ekor, tahun ini diperkirakan akan lebih banyak, begitu pula dengan jumlah hewan kurban untuk sapi atau lembu juga akan meningkat," tutur Sumartinah. 
(Daru Waskita/Trijaya/rhs)
TWITTER »
twit