JAKARTA - Setelah sukses menggandeng Bank Muamalat dengan produk Shar-e, kini PT Pos menggandeng 14 bank untuk penyelenggaraan ATM Pos di enam lokasi kantor Pos.
Keempat bank tersebut, yakni Bank Muamalat Indonesia, Citibank, Bank Bukopin, Haga Bank, Bank Artha Graha, Bank Harda, Lippo Bank, Bank BNI, Bank Danamon, Bank Ekonomi, Panin Bank, Bank BII, Bank Permata, dan Bank Nusantara Parahyangan
Menurut Direktur Utama PT Pos Indonesia Hana Suryana, ATM pos ini juga didukung oleh Alto Network, sebagai perusahaan pengelolaan jaringan ATM di Indonesia.
"Jadi para pemilik kartu 14 bank tersebut dan melihat tanda Alto bisa menggunakannya," ujar Hanna, dalam peluncuran ATM Pos, di Hotel Le-Meridien, Jakarta, Kamis (10/4/2008).
Untuk tahap awal, ATM Pos ditempatkan pada 56 lokasi yang tersebar di Sumatra, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, dan Sulawesi. Hana menambahkan, lokasi ATM Pos sengaja ditempatkan di daerah yang belum terjangkau oleh ATM bersama.
"Dalam lima tahun ke depan, PT Pos menargetkan bisa bertambah hingga 5.000 unit," jelas Hana.
ATM pos ini, terangnya, bisa digunakan untuk transaksi yang bisa digunakan untuk penarikan uang tunai, cek saldo, pemindahbukuan, dan pembayaran. (Setyo Nuryanto/Trijaya/rhs)