JAKARTA - Departemen Keungan (Depkeu) akan melakukan investigasi terhadap 3.078 rekening di sejumlah kementrian dan lembaga (K/L). Total nilai rekening itu mencapai Rp6,9 juta dan USD12 juta.
"Rekening itu antara lain di rekening K/L itu di Departemen Agama (Depag) dan Departemen Kesehaan (Depkes)," ujar Direktur Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Departemen Keuangan Hekinus Manao, di kantornya, Gedung Depkeu Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (28/5/2008).
Menurt dia, rekening liar yang berada di Depag memiliki nila besar. Bahkan, ada yang bermata uang dolar Amerika Serikat. "Mungkin ada rekening masyarakat yang dipungut saat haji, lalu dihemat dan masuk rekening," katanya.
Namun, nantinya akan ada pemilahan mana yang akan diinvestigasi dan mana yang tidak. Kriteria rekening yang akan diinvestigasikan, kata dia, adalah rekening yang menurut pendapat tim penertiban rekening liar tidak ada alasan, di mana K/L tidak membutuhkan rekening itu lagi. "Mungkin itu proyek lama, tapi belum ditutup sama departemennya," katanya.
Jika nanti ada K/L yang tidak mau menutup rekening yang tidak jelas statusnya, maka Depkeu akan memperkuat tim untuk melakukan invenstigasi. Depkeu telah memberitahukan ke K/L bahwa ada rekening yang akan ditutup dan diinvestaigasi.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.