>

Pencairan Gaji ke-13 Bisa Molor Hingga Juli

|

Daru Waskita - Trijaya

Pencairan Gaji ke-13 Bisa Molor Hingga Juli
BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul menyatakan gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil (PNS) akan dicairkan pada pertengahan Juni, sesuai dengan keputusan dari pemerintah pusat. Namun, tidak menutup kemungkinan molor hingga pertengahan Juli.

"Setelah ada transfer dana dari pemerintah pusat maka gaji ke-13 tersebut akan kita cairkan," ujar Sekda Kabupaten Bantul Gendut Sudarta, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/6/2008).

Menurutnya, jumlah PNS di Bantul yang akan mendapatkan gaji ke-13 mencapai sekira 13.600 PNS. Jumlah penerima tersebesar adalah PNS Dinas Pendidikan, yang jumlahnya mencapai lebih dari 8 ribu PNS.

"Kita sudah menyampaikan daftar PNS se-Kabupaten Bantul untuk mendapatkan gaji ke-13 ke Pemerintah Pusat. Jika sebelum tanggal 10 Juni seluruh daftar sudah masuk, maka gaji 13 akan dibayarkan pada pertengan bulan Juni, namun jika molor maka gaji 13 akan bisa dibayarkan pada bulan Juli mendatang," ujarnya

Lebih lanjut Gendut menyatakan, gaji ke-13 yang diterima oleh PNS tidak akan dikenakan pemotongan sama sekali. Namun, berbeda jika PNS tersebut pinjam uang atau karena ada kewajiban lain yang harus di bayarkan. "Kalau total gaji yang dibayarkan tidak hafal, namun dipastikan tidak ada pemotongan seperti gaji bulanan yang diterima oleh PNS" tandasnya

Sementara itu Wahyu Hidayat salah seorang PNS di Pemkab Bantul mengaku, menantikan gaji ke-13. Hidayat menuturkan, dengan gaji yang diterima saat ini dan dikurangi dengan potongan, sudah tidak mungkin lagi untuk membiayai tiga anaknya yang beranjak dewasa.

"Ini sangat membantu PNS disaat harga-harga naik dan juga menjelang anak naik kelas atau mencari sekolah yang baru," ujarnya

Dia berharap, gaji ke-13 yang rencananya dicairkan pada pertengahan Juni ini  dapat direalisasikan. Karena pada Juli mendatang banyak kebutuhan anak, antara lain biaya sekolah masa ajaran baru semester II-2008.

"Kalau dapat cair kan kita cari utangan tidak terlalu besar" terangnya. (rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pengembang Optimistis 2015 Tahun Baik Bagi Bisnis Properti