JAKARTA - Setelah sempat dihentikan, pemerintah kembali melaksanakan program pengadaan 51 juta lampu hemat energi (LHE) secara cuma-cuma.
Menteri Perindustrian Fahmi Idris mengatakan, pemerintah melanjutkan program tersebut lantaran potensi penghematan konsumsi listrik nasional dinilai cukup signifikan.
Namun, kata dia, program tersebut kemungkinan tidak akan dilakukan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), melainkan oleh Departemen Perindustrian (Depperin) atau departemen teknis lain. Kendati demikian, pemerintah masih mengkaji mekanisme program terse but karena terbatasnya anggaran negara.
"Tujuan dan semangat program ini sangat baik, tapi mesti ditanyakan ke Depkeu juga apakah mereka bersedia membuatkan prioritas anggaran atau tidak," katanya di Jakarta.
Seperti diketahui, PLN memutuskan untuk membatalkan program pengadaan LHE karena pemerintah tidak menyetujui kelanjutan program insentif dan disinsentif tarif listrik bagi pelanggan rumah tangga. (Agung Kurniawan/Sindo/rhs)