MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Anwar Adnan Saleh "disemprot" oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla saat acara pencanangan Gerakan Nasional Percepatan Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao Nasional di Alun-alun Gubernur, Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (10/8/2008).
Wapres mengamuk saat Gubernur Sulbar lepas tangan karena Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulbar yang tidak hadir dalam acara tersebut, padahal banyak keluhan petani kakao yang tidak bisa memperoleh sertifikat tanah perkebunan mereka. "Mana Kanwil BPN?" tanya Wapres.
Karena tak kunjung muncul, Gubernur Sulbar dengan sigap menjawab, "Mohon maaf Pak, karena Kanwil BPN tidak di bawah Pemda, maka kami mohon tindakan dari pemerintah pusat." Dengan kesal Wapres menjawab, "Pemda juga wakil pemerintah pusat jadi bisa mengambil tindakan." "Mohon maaf Pak," sahut Anwar.
Anwar yang terlihat kesal air mukanya tidak lagi konsentrasi mengikuti dialog Wapres bersama para petani kakao. Sambil menutup dialog yang dipandunya, Anwar tidak mau kehilangan muka di depan Wapres.
"Mohon maaf Pak, soal ketidakhadiran Kanwil BPN, kami akan cari tahu karena semua kami undang tapi kalau memang tanpa alasan akan kami ganti," tegas Anwar disambut tepuk tangan ratusan peserta dialog. (mbs)