>

BNI-KPK Sosialisasikan Tipikor

|

Tomi Sujatmiko - Sindo

BNI-KPK Sosialisasikan Tipikor
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk menjalin kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan sosialisasi tindak pidana korupsi di kantor pusat dan seluruh kantor wilayah BNI seluruh Indonesia. Kegiatan ini untuk meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).

Sekretaris Perusahaan BNI Intan Abdams Katoppo mengatakan kegiatan sosialisasi tindak pidana korupsi ini merupakan upaya untuk peningkatan GCG, meningkatkan profesionalisme dan kinerja perusahaan sehingga memberi nilai tambah bagi stakeholder. Selain itu, implmentasi GCG ini merupakan salah satu cara mitigasi risiko operasional bisnis perusahaan.

"Secara fundamental pelaksanaan GCG lebih baik. Namun, tidak bisa berdiri sendiri karena masih ada (sistim) manajemen risiko sehingga bisa saling mendukung penerapan GCG," jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/8/2008).

Intan menuturkan, kegiatan ini dimulai sejak Agustus 2008 di masing-masing wilayah operasional BNI seperti Medan, Batam, Palembang, Bandung, Semarang dan Makasar. Selain itu Denpasar, Banjarmasin, Manado dan Jakarta.

Bahkan selama ini BNI telah menyelenggarakan beberapa program terkait dengan peningkatan implementasi GCG melalui penandatanganan komitmen GCG oleh setiap komisaris, direksi, pemimpin divisi, pemimpin wilayah hingga pakta integritas bagi setiap anggota panitia pengadaan barang/jasa maupun pengguna barang/jasa.

"Awal tahun lalu, BNI sudah mengadakan sosialisasi tentang gratifikasi dalam acara vendor gathering serta meluncurkan media pengaduan sebagai bentuk perlindungan terhadap rekanan/vendor dalam mengikuti proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNI," paparnya.

Intan menambahkan, untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai GCG, dalam waktu dekat akan meluncurkan aplikasi e-learning tentang GCG bagi seluruh pegawai BNI. Kegiatan ini akan lebih efektif dan menghemat biaya operasional. Bahkan, sebagai pengakuan implementasi GCG, tahun 2007 BNI meraih penghargaan dari Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) sebagai perusahaan terpercaya tahun 2007.

"Tahun 2008, sebagai bentuk transparansi laporan ke publik, BNI mendapat penghargaan untuk BUMN financial listed dengan laporan tahunan terbaik," tandasnya. (ade)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Finance

      APBN Berstatus WDP, Ini Penyebabnya

      Opini WDP atas LKPP oleh BPK, dikarenakan oleh permasalahan terkait piutang over lifting,

    • Finance

      Penggabungan Pertagas-PGN Dinilai Ancaman

      Menanggapi hal tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, wacana akuisisi dua perusahaan BUMN tersebut hanya sebuah ancaman lantaran kedua perusahaan tersebut selalu melakukan persaiangan yang tidak sehat.

    Baca Juga

    Pertamina-BUMN Migas Angola Sepakat Kembangkan Bisnis