JAKARTA - Turunnya produksi kakao berakibat pada ekspor ke sejumlah negara antara lain Amerika Serikat (AS), Brazil, Uni Eropa (UE),dan Malaysia.
Pengusaha saat ini mulai kesulitan untuk memenuhi permintaan dari konsumen. "Sulit bagi kami untuk memperluas pasar ekspor di tengah produksi yang makin menurun," kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Kakao Indonesia Zulhefi Sikumbang, di Jakarta, Senin (8/9/2008).
Menurutnya, pengusaha saat ini hanya fokus untuk memenuhi permintaan dari konsumen. Sedangkan ekspansi pasar akan dilakukan setelah produksi mulai meningkat seperti tahun 2007.
"Kami masih menunggu produksi kakao kembali normal, sehingga perluasan pasar dapat dijalankan," ungkapnya. (Eko Budiono /Sindo/ade)