Pemerintah Harus Sediakan SPPBG

Rabu, 24 September 2008 19:52 wib | Mochammad Wahyudi - Okezone

foto: ist foto: ist JAKARTA - Pemerintah diminta untuk menyediakan infrastruktur stasiun pengisian bahan bakar gas (SPPBG) di kota-kota besar pada 2009.

Hal ini diungkapkan Koordinator Panja Asumsi Dasar RAPBN 2009 Harry Azhar Azis, dalam rapat kerja bersama dengan pemerintah, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2008).

Artinya, permintaan tersebut sebagai catatan tambahan setelah pada raker sebelumnya, beberapa hari lalu, panja mencantumkan empat catatan.

Pertama, pemerintah harus mengupayakan pada tahun 2010 sudah tidak ada lagi minyak tanah bersubsidi yang digunakan untuk keperluan rumah tangga, kecuali untuk industri.

Kedua, melakukan tender terbuka public service obligation BBM yang dimulai sejak awal 2009. Ketiga, menyelesaikan BBM sebagai cadangan nasional yang ditanggung Pertamina, sehingga bisa kompetitif dalam melakukan tender. Keempat, membayar subsidi BBM tahun 2009 dilakukan sesuai dengan realisasi.

Catatan-catatan tersebut merupakan konsekuensi dari telah disepakatinya subsidi BBM tahun 2009 sebesar Rp89.411,5 miliar. Subsidi itu disesuaikan dengan asumsi makro yang baru seperti ICP dan nilai tukar dan penurunan besaran alpha dari 8,36 persen menjadi 8,0 persen. (ade)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »