Getting time...

2009-2010 Kondisi Kritis Ekonomi Indonesia

Mochammad Wahyudi - Okezone
Minggu, 5 Oktober 2008 20:00 wib
JAKARTA - Kondisi ekonomi dalam negeri pada tahun 2009 hingga 2010 merupakan kondisi yang cukup kritis. Pasalnya, perlambatan ekonomi global saat ini baru akan terasa dalam dua atau tiga kuartal mendatang.

Plt Menko Perekonomian, Sri Mulyani, mengatakan dampak itu akan terlihat di neraca pembayaran 2009. Maka itu pemerintah akan menyusun RAPBN 2009 secara lebih hati-hati.  

"Kita melihat tahun 2009 dan 2010 adalah tahun yang cukup kritis yang harus kita manage dari sisi kebijakan ekonominya dan respons kebijakan yang harus kita lakukan. Manajemen APBN dengan DPR akan lebih hati-hati lagi supaya tahun 2009 mendapatkan format yang terbaik," ujar Sri Mulyani, usai rakor di Gedung Depkeu, Jakarta (5/10/2008).

Selain mencermati rancangan APBN 2009, pemerintah juga akan menjaga stabilitas ekonomi bersama BI melalui tingkat inflasi, nilai tukar suku bunga. Hal ini untuk menciptakan kepastian atau kepercayaan dari pelaku usaha.

Langkah lainnya yakni pemerintah akan memperbaiki dan mempercepat reformasi di sektor riil sehingga bisa berjalan lebih efektif. Pemerintah juga akan menjaga program kemiskinan, ketahanan pangan dan pengurangan pengangguran.

Selain itu pemerintah memastikan kondisi ekonomi makro pada 2008 akan tetap terjaga meski saat ini hampir seluruh negara mengalami perlambatan ekonomi. Namun, pemerintah tetap akan waspada dalam menyikapi perkembangan ekonomi global.

"Jadi kesimpulannya untuk ekonomi 2008 secara makro mungkin beberapa target masih akan bisa kita jaga dan tercapai namun tidak akan mengurangi waspada dan kehati-hatian sampai akhir 2008," ujarnya. (ahm)
  • Prof. Sawal Efendi » 0 Tanggapan
    Indonesia adalah negara yang paling kaya. dari dulu kita masih tetap saja jd negara yang di jajah Bangsa asing. Dengan kekayaan SDA yang ada Indonesia bisa menjadi negara yang makmur. Seharusnya kita tidak mengalami krisis Ekonomi yg rumit,yg slalu berdampak bagi rakyat kecil.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rinda » 1 Tanggapan
    kenapa sich harus mempunyai masalah ekonomi yang begitu rumit seperti sekarang ini,padahal indonesia kan bisa membangkitkan dan memajukan sektor riil masa ini
    • otoy
      kan kebanyakan melihara tikus " kalo tikus kn biar dh gemuk ngk enak di makan.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Andi Marjoko » 0 Tanggapan
    Salut dengan kinerja Tim Ekonomi Indonesia membendung dampak resesi. Tahun ini saya 2x ke Eropa Timur, betapa kontras keadaan di sana, ekonomi mereka merosot dengan cepat. Semoga Indonesia makin tumbuh dan agak dipercepat pemerataannya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Mulia » 0 Tanggapan
    Saya rasa pemerintah baru merasakan kondisi ekonomi ketika memposisikan diri sebagai rakyat bawah. Secara mikro pemerintah belum berhasil meningkatkan kondisi ekonomi rakyat bawah. Semua serba mahal.Dan yang sangat merasakan kecukupan masih orang-orang yang berada ditingkat midle up. Bagaiman? Dosa siapa kalau begini???
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit