Getting time...

Euro Tembus Angka Terendah dalam 13 Bulan

Nurfajri Budi Nugroho - Okezone
Senin, 6 Oktober 2008 10:42 wib
freefoto.com
freefoto.com
TOKYO - Nilai mata uang euro terhadap dolar terjerembab hingga level terendah dalam 13 bulan terakhir. Di perdagangan Asia hari ini, euro diperdagangkan melemah 0,9 persen menjadi USD1,3642, setelah bertahan selama 13 bulan di kisaran angka USD1,3610.

Sementara indeks dolar, yang merupakan indikator tingkat kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia lainnya, mencapai angka tertinggi dalam 13 bulan menjadi 81,159.

Pelemahan ini disebabkan perubahan fokus investor kepada permasalahan perbankan di Eropa. Investor juga bertanya-tanya apakah akan ada kebijakan dana talangan (bailout) seperti yang dilakukan di Amerika Serikat.

Seperti diketahui, Jumat pekan lalu DPR AS meloloskan paket dana penyelamatan sebesar USD700 miliar bagi sektor keuangan di negeri itu. Langkah ini memberikan kesempatan bagi Departemen Keuangan AS untuk membeli aset tidak likuid dari perbankan dan diharapkan membuat arus kredit dapat mengalir kembali.

"Euro saat ini berada di bawah tekanan jual akibat kekecewaan, setelah Eropa gagal mengikuti kebijakan dana talangan di Amerika Serikat," ujar seorang pedagang mata uang di Jepang dikutip dari The Guardian, Senin (6/10/2008).

"Ada harapan dilakukannya rencana dana talangan yang sama, sehingga menimbulkan kekecewaan bagi sektor perbankan Eropa," ujar dia.

Yen Menguat

Para investor Jepang diberitakan lebih memilih untuk menjual euro dan dolar Australia, dan memborong yen. Aksi para investor itu turut mendorong mata uang tunggal kawasan Eropa itu anjlok hingga titik terendah selama 13 bulan terhadap dolar.

Yen naik mencapai angka tertinggi semenjak Mei 2006 terhadap euro dan dolar Australia. Mata uang Jepang itu naik menjadi 142,97 terhadap euro pada pembukaan perdagangan. Pada perdagangan pekan lalu, yen ditutup pada angka 145,10 terhadap euro.

Sementara terhadap dolar Australia, yen naik menjadi 80,72, lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan Jumat pekan lalu pada angka 81,67. (jri)
TWITTER »
twit