Getting time...

BUMN Besar Diminta Buy Back

Amirul Hasan - Okezone
Kamis, 9 Oktober 2008 01:34 wib
JAKARTA - Demi menjaga suasana yang kondusif di pasar modal, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) besar untuk membeli kembali saham mereka (buy back).

Demikian disampaikan Menteri Negara BUMN yang juga Menteri Keuangan ad interim Sofyan Djalil di Kantor Kepresidenan usai rapat terbatas dengan Presiden SBY, Kamis dini hari (9/10/2008).

Menurut Sofyan, BUMN yang tahu bahwa saham mereka bagus namun karena kehilangan kepercayaan pasar sehiggan anjlok, bisa segera membeli kembali sebanyak-banyaknya saham mereka.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Deputi Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Gultom, Ketua Kadin MS Hidayat dan beberapa direktur utama BUMN ini, Presiden juga berkoordinasi dengan BUMN besar untuk mengambil tindakan yang sejalan dengan kebijakan-kebijakan yang ditempuh pemerintah.

"Presiden ingin mendengar langsung dari BUMN dan memberikan intruksi kepada BUMN besar untuk sama-sama melakukan tindakan yang sejalan dan tidak memperburuk situasi," urainya.

Presiden juga meminta  BUMN tidak ikut berspekulasi di valuta asing (valas). Bagi BUMN yang membutuhkan valas, tutur Sofyan, harus terlebih dahulu berkoordinasi dengan Bank Indonesia, dan setelah itu BI akan meneruskannya ke kementerian BUMN.

"Hal ini bertujuan untuk menjaga jangan sampai dalam kondisi gonjang-ganjing begini, tindakan-tindakan BUMN bisa memperburuk situasi," tegas Sofyan.
(rhs)
TWITTER »
twit