Getting time...

Purnomo: Penurunan Harga BBM Keputusan Politik

Widi Agustian - Okezone
Senin, 27 Oktober 2008 19:00 wib
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. foto: Sindo
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. foto: Sindo
JAKARTA - Subsidi APBN 2008 sebesar Rp126,8 triliun ternyata tidak terbukti efektif dalam pensubsidian bahan bakar minyak (BBM). Diduga, keputusan penurunan BBM merupakan keputusan politik pemerintah.

"Jika ada penurunan, maka itu keputusan politik bukan keputusan ekonomi," ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, seusai rapat kerja dengan anggota Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/10/2008).

Hal ini, terjadi karena pada Juni-Agustus 2008 banyak pihak menggunakan BBM bersubsidi. "Dari yang awalnya menggunakan Pertamax beralih ke Premium. Yang menggunakan solar nonsubsidi, beralih ke solar subsidi," ujarnya.

Dia pun menjelaskan, walaupun harga minyak turun secara drastis tetapi masih terdapat perbedaan harga, antara BBM yang bersudsidi dan nonsubsidi.

"Premium dan Pertamax masih ada selisih sebesar Rp1.000 per liter," katanya.

Dia pun mengungkapkan, masih ada kelebihan pendapatan dari sektor migas pada 2008 dan akan digunakan untuk subsidi pada November dan Desember 2008.

"Dari Desember-November tahun ini, proyeksinya adalah Rp57 triliun, tapi ada kelebihan sebesar Rp30 triliun dari pendapatannya," tambahnya. (css) (ade)
TWITTER »
twit