JAKARTA - PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) akhirnya menutup divisi tekstilnya. Hal ini disebabkan meruginya divisi tersebut secara terus menerus selama beberapa tahun terakhir.
"Penutupan ini sebagai akibat dari tingginya pesaing untuk produk tekstil (kain dan benang) yang harus kami hadapi," ujar Presiden Direktur Eratex Joseph Chan Wing Tai, dalam laporannya di keterbukaan informasi, di Jakarta, Selasa (11/11/2008).
Joseph mengatakan, kontribusi divisi tekstil selama tiga tahun terakhir dalam laporan keuangan perseroan yang tidak diaudit terus merugi setiap tahunnya.
Selama tiga tahun terakhir, perusahaan multinasional yang memproduksi tekstil dari divisi ini selalu mencatat keuntungan yang minus.
Pada 2005, perseroan merugi Rp10,81 miliar, 2006 merugi Rp6,49 miliar, 2007 merugi Rp13,79 miliar, dan per September 2008 merugi Rp11,19 miliar.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.