SINGAPURA - Perusahaan telekomunikasi terbesar di Singapura, Singapore Telecommunication Limited (SingTel) mencatat penurunan keuntungan bersih tahunan 12,1 persen hingga akhir September 2008.
Penurunan tersebut didukung oleh pendapatan regional perusahaan yang terpuruk dengan menguatnya mata uang lokal dan mengalirnya biaya untuk peluncuran iPhone Apple.
"Menguatnya posisi dolar Singapura telah mengurangi pendapatan kami. Krisis finansial global yang tidak diprediksikan dan dampak negatif pada bisnis tidak dapat dielakkan," ujar salah satu pejabat SingTel, seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (12/11/2008).
Dalam tiga bulan terakhir hingga September kemarin, keuntungan bersih perusahaan telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara ini menjadi 868 juta dolar Singapura (USD586 juta), turun dari periode yang sama tahun lalu 988 juta dolar Singapura.
Menurut hasil poling Dow Jones Newswires dari para analis, diprediksikan keuntungan bersih SingTel mencapai 859,8 juta dolar Singapura pada kuartal tersebut.
Pendapatan operasional kuartal ketiga 2008 mencapai 3,89 miliar dolar Singapura, naik 5,3 persen di banding kuartal ketiga 2007 sebesar 3,69 miliar dolar Singapura.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.