Getting time...

BPK Ajak KPK & Polri 'Keroyok' Indover

Mochammad Wahyudi - Okezone
Jum'at, 21 November 2008 15:39 wib
Anwar Nasution (foto: sindo)
Anwar Nasution (foto: sindo)
JAKARTA - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, Anwar Nasution mengajak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Negara RI (POLRI) 'mengoroyok' kasus Indover.

"Saya juga sudah tawarkan pada pak Chandra Hamzah (Wakil Ketua KPK, red), kalau timnya mau join sama kita melakukan penyidikan sama-sama bagus sekali. Nanti juga dengan Kapolri kita lakukan crowded bersama-sama tanpa menganggu kewenangan masing-masing," ucapnya, saat jumpa pers seusai melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara BPK dan Polri tentang Tindak Lanjut Penegakan Hukum Terhadap Hasil Pemeriksaan BPK RI yang Berindikasi Tindak Pidana, di Gedung BPK-RI, Jumat (21/11/2008).

Menurut Anwar, ajakan untuk melakukan 'pengroyokan' tersebut merupakan hal yang sudah sering dilakukan oleh BPK ketika melakukan pemeriksaan terhadap kasus.

"Ini bagus sekali, karena kita sudah biasa melakukan kerja sama dengan KPK dalam berbagai kasus. Sedangkan dengan POLRI, kalau perlu mulai sekarang, kita kerja sama sejak awal. Karena auditor lupa apa yang dibutuhkan penyidik sebagai barang bukti," ujar Anwar.

Menurut Anwar, dalam waktu dekat ini BPK akan mengutus dua tim untuk melakukan pemeriksaan Indover yang berkedudukan di luar negeri. Tim pertama, akan berangkat ke Belanda, kemudian akan disusul oleh tim selanjutnya yang akan memeriksa cabang Indover yang berada di Hong Kong.

"Ini berburu waktu. Kalau bisa, sebelum tanggal 15 Desember sudah selesai, karena di atas tanggal itu ada rekan-rekan yang 'Lebaran' dulu, orang sudah libur pada saat itu," pungkas Anwar. (rhs)
TWITTER »
twit