Bank Bumiputera Incar Pertumbuhan DPK

|

Tomi Sujatmiko - Sindo

foto: Sindo

Bank Bumiputera Incar Pertumbuhan DPK
JAKARTA - PT Bank Bumiputera Tbk (BABP) menjalin pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) melalui kerja sama dengan Jubilee School yang mengeluarkan kartu pelajar sekaligus ATM bagi 2.000 siswanya.

"Dengan adanya kerja sama co-branding ini, Bank Bumiputera optimistis dapat meningkatkan jumlah nasabah sekaligus fee based income," jelas Group Head Fund & Fee Based Income Bank Bumiputera Yose Parlinta, di Jakarta, Minggu (23/11/2008).

Yose menuturkan, selama kuartal III-2008, Bank Bumiputera mencatat pertumbuhan untuk DPK sebesar tujuh persen menjadi Rp5,444 trilun dibandingkan periode yang sama tahun 2007 yang hanya sebesar Rp 5,057 triliun.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peluncuran produk dan program-program pendanaan baru. Seiring pertumbuhan DPK, kredit yang disalurkan Bank Bumiputera pun tumbuh 15,47 persen menjadi Rp5,151 triliun dari Rp4,466 triliun pada periode yang sama tahun 2007, atau meningkat sebesar Rp684,73 miliar.

Sejalan dengan hal tersebut, lanjut Yose, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) berhasil diturunkan menjadi 3,47 persen dari 4,63 persen pada September 2007. Dengan demikian secara keseluruhan kinerja keuangan perseroan menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Adapun nantinya kartu tersebut selain berfungsi sebagai kartu pelajar, juga dapat digunakan untuk bertransaksi di seluruh jaringan ATM Bank Bumiputera maupun ATM bersama. Kartu ini dapat memudahkan para siswa untuk dapat menarik uang tunai, mengecek saldo tabungan, melakukan pembayaran, maupun transfer.
(ade)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • ekonomi

      HT: Ekonomi Indonesia Auto Pilot

      Cawapres Hanura, Hary Tanoesoedibjo (HT) menilai pertumbuhan ekonomi  Indonesia saat ini seharusnya bisa lebih dari 5,7 persen. Karena dari 5,7 persen tersebut lebih banyak didorong oleh peran swasta. Sementara peran pemerintah sendiri kurang signifikan.

    Baca Juga

    Potensi Ikan Hias di Indonesia Capai USD1,5 Miliar