Getting time...

Produsen LHE & Produk Impor Sama Derasnya

Nuria - Okezone
Selasa, 25 November 2008 13:30 wib
(foto: ist)
(foto: ist)
JAKARTA - Jumlah produsen lampu hemat energi (LHE) Indonesia terus meningkat. Namun, impor LHE juga semakin banyak masuk ke Indonesia.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo), hanya ada dua produsen LHE sebelum tahun 2000. Setelah 2003, pabrik LHE juga hanya dua, namun ada 5 merk LHE ber Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT-SNI).

Pada 2004 hingga saat ini, terdapat 15 pabrik LHE dengan 88 merk LHE yang mempunyai SPPT-SNI.

"Produsen LHE dalam negeri terus meningkat, lampu juga masih impor," kata Ketua Umum Apperlindo John Manoppo, di sela acara Workshp Kajian Elektronika Indonesia dan Sosialisasi Media Geographical System (GIS) Elektronika, di Gedung Departemen Perdagangan, Jakarta, Selasa (25/11/2008).

Impor LHE hingga akhir Oktober 2008 berjumlah 85 juta unit. Sebanyak 90 persen impor berasal dari China, yang memiliki 400 pabrik.

Pada 2006, impor LHE sempat turun yakni 56 juta unit. Penurunan ini akibat tarif BM yang naik hingga 15 persen. "Setelah tarif bea masuk (BM) kembali kelima persen, impor LHE naik lagi. Pada 2007, impor LHE 71 juta unit," ujarnya. (rhs)
TWITTER »
twit