Biar Krisis, Pembangunan Pembangkit Harus Jalan Terus

Widi Agustian - Okezone
Kamis, 27 November 2008 10:23 wib
foto: corbis.com
foto: corbis.com
JAKARTA - Krisis moneter 1997 silam sebenarnya tidak menghentikan pertumbuhan permintaan (demand) atas listrik. Namun, hal tersebut tidak diringi oleh pembangunan pembangkit untuk menyediakan suplai listrik, yang berakibat terjadinya krisis listrik saat ini.

"Krisis yang terjadi sekarang ini adalah akibat dari krisis yang terjadi 10 tahun lalu. Pada 1997, terjadi krisis, tapi pertumbuhan tetap terjadi, tetapi tidak ada pembangunan yang terhenti," ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, seusai menghadiri diskusi Interaktif bertajuk "Mencari Solusi Pendanaan Proyek Pembangkit Listrik", di Kantor Pusat PLN Pusat, Jakarta, Kamis (27/11/2008).

Menurut Purnomo, hal ini harus menjadi pembelajaran. Dia menegaskan, walaupun saat ini terjadi krisis sehingga pembangunan pembangkit menjadi terhambat, tapi pembangunan tersebut harus tetap berjalan.

Pasalnya, permintaan listrik akan selalu bertambah, bahkan menurutnya pada tahun 2010, beban puncak pemakaian listrik menjadi sekira 30.000 megawatt (MW).

"Kita harus belajar dari tahun 1997. Memang susah, tapi pembangunan tersebut harus dilakukan. Jika tidak, maka akan berdampak ke masa 10 tahun ke depan," tutupnya. (ade)
TWITTER »
twit