Spanyol (foto: Corbis)
MADRID - Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero mengatakan akan menyetujui paket stimulus ekonomi baru sebesar 11 miliar euro (USD14,37 miliar).
Bantuan ini akan digunakan sebagai dana mengatai krisis finansial global yang menekan ekonomi seluruh dunia ke arah resesi.
Zapatero mengatakan paket bantuan ini akan sekitar 1,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi 300 ribu pekerja pada 2009.
Bantuan ini terpisah dari bantuan sebelumnya sebesar 40 miliar euro dari potongan pajak, program pengeluaran, dan program pinjaman yang telah disetujui tahun sebelumnya.
Seperti dikutip WJS, Jumat (28/11/2080), dia mengatakan, 8 miliar euro dari dana itu akan ditujukan ke pemerintah kota untuk digunakan pada proyek publik seperti rumah sakit dan sekolah.
Kemudian sekitar 800 juta euro akan digunakan untuk industri mobil serta 2,2 miliar euro akan diperuntukkan berbagai lembaga pengembangan penelitian dan proyek umum lainnya.
Spanyol merupakan salah satu anggota Uni Eropa (UE) yang mengalami penurunan ekonomi akibat krisis finansial global. Setelah tujuh tahun pertumbuhan PDB mendekati 4 persen, kemudian PDB mereka jatuh 0,2 persen di kuartal III dari kuartal II. Ini merupakan kontraksi yang terjadi pada kuartal pertama kalinya sejak kontraksi serupa pada 1993.
Diketahui, sehari setelah Bank Sentral AS (Federal Reserve/Fed) mengatakan bahwa mereka akan memompa lebih USD800 miliar ke pasar keuangan, Uni Eropa pada gilirannya memberikan dana paket stimulus 200 miliar euro
(USD259 miliar).
Bantuan ini terbagi atas USD170 miiar dari anggaran pemerintah nasional dan USD30 miliar dari anggaran UE dan Bank Investasi Eropa (European Investment Bank). (Susi Susanti/Sindo/rhs)