Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Voksel Electric Incar Pasar Timur Tengah

Juni Triyanto , Jurnalis-Senin, 15 Desember 2008 |18:13 WIB
Voksel Electric Incar Pasar Timur Tengah
foto: corbis.com
A
A
A

JAKARTA - PT Voksel Electric Tbk (VOKS) menjajaki ekspor ke empat negara di Timur Tengah. Untuk memudahkan penjualan, perseroan juga akan membangun kantor perwakilan di salah satu negara tersebut.

"Kami telah jajaki penjualan ke pasar baru di empat negara, di Timur Tengah. Itu sebagai antisipasi penurunan permintaan ekspor," ujar Direktur Utama VOKS Ferry Tjandrawinata, dalam paparan publik, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (15/12/2008).

Pihaknya pun telah menerima pesanan dari negara Timur Tengah tersebut pada November 2008. Sebelumnya, Voksel mengunjungi negara-negara tersebut sejak Juli 2008 untuk mengkaji prospek bisnis perseroan. Namun untuk nama-nama negara tersebut, Ferry, tidak bisa menyebutkan. "Kami belum bisa menyebutkan nama negaranya, karena persaingan sangat kompetitif," terangnya.

Dia menjelaskan, perambahan bisnis ke sejumlah negara sebenarnya sudah menjadi agenda perusahaan pada 2009. Namun, kondisi ekonomi saat ini mendorong perusahaan untuk mempercepat ekspansinya. Selain kaya hasil minyak bumi, sektor infrastruktur negara-negara tersebut masih dalam tahap pembangunan.

Selain merambah pasar baru, perseroan juga berencana membangun kantor perwakilan di salah satu negara tersebut. Itu dilakukan untuk memudahkan penjualan. Selama perseroan menggunakan agen dalam penjualan produksi mereka.

Sementara pasar yang sudah dimasuki perseroan adalah Dubai dan Uni Emirat Arab. Pasar di negara tersebut, menurut Ferry akan menurun drastis di 2009. Namun, perseroan telah memiliki kontrak hingga 2010, untuk penyediaan kabel. "Nilainya sekira USD8 juta," jelas Ferry.

Selain pasar ekspor yang akan ditingkatkan, perseroan juga masih mengejar sejumlah proyek dalam negeri. Salah satu yang potensial adalah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PLN sebesar 10 ribu MW (Mega Watt). Potensi pangsa pasar dari proyek tersebut yang bisa diraih perseroan adalah lebih 60 persen. "Nilainya, untuk tahun ini sekira Rp400 miliar. Sementara tahun depan, kurang lebih sama," ungkap Ferry lagi.

Pasar ekspor perseroan hingga kuartal III-2008 adalah sebesar 37,2 persen. Sementara lokal sebesar 62,8 persen. Pada 2009, perseroan akan meningkatkan pasar ekspor menjadi sekira 45 persen.

Untuk belanja modal atau capital expenditure (Capex) 2009, perseroan mengalokasikan anggaran sebesar USD3,6 juta atau setara Rp 41,4 miliar. Dana capex berasal dari kas perusahaan tersebut dianggarkan untuk perbaikan mesin (overhaul) serta pengalihan pembangkit tenaga listrik ke gas. "Capex 2009 turun dari tahun ini USD10 juta," tutur Direktur Keuangan VOKS Linda Luis.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement