Getting time...

Komoditas menguat, Bursa Wallstreet Terhempas

Widi Agustian - Okezone
Sabtu, 23 Mei 2009 10:06 wib
ilustrasi
ilustrasi
NEW YORK - Bursa Wallstreet di AS kembali terhempas walaupun sudah empat hari yang lalu muncul  kekhawatiran mengenai defisit budget pemerintah AS yang besar. Selain itu, keadaan ini diperparah lagi dengan jatuhnya nilai tukar dolar AS.

"Investor mulai menyadari suku bunga akan menjadi tinggi dan menyebabkan dolar AS akan semakin tertekan," ujar president dari Alan B. Lancz & Associates Inc Alan lancz seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (23/5/2009).

Indeks Dow Jones mengalami penurunan sebanyak 14.81 poin atau setara dengan 0.18 persen sehingga menjadi 8,277.32. Untuk indeks Standard & Poor's 500 juga terhempas sebanyak 1.33 poin atau  0.15 persen keposisi 887.  Hal yang sama juga terjadi dengan Indeks Nasdaq yang mengalami pnurunan sebesar 3.24 poin atau 0.19 persen menjadi 1,692.01.

Perusahaan multinasional dan komoditas yang tercatat di bursa AS kehilangan investornya akibat tidak akan mendapatkan keuntungan akibat melemahnya dolar AS. Padahal, harga komoditas energy sedang melambung akibat meningkatnya demand terhadap komoditas tersebut.

Sementara itu, emas yang merupakan komoditas paling aman (traditional safe heaven) mengalami peningkatan selama dua bulan terakhir ini, yakni mencapai harga USD960 per ounce untuk pertama kalinya sejak akhir Maret lalu. Hal ini menyebabkan saham dari perusahaan pertambangan emas mengalami kenaikan harga saham. Selain itu, Chicago Board Options Exchange Volatility Index juga mengalami kenaikan hingga 4,1 persen. (wdi)
(rhs)
TWITTER »
twit