Getting time...

Interkoneksi Listrik Sumatra & Malaysia Dikaji

Andina Meryani - Okezone
Jum'at, 29 Mei 2009 09:14 wib
Foto: Corbis.
Foto: Corbis.
JAKARTA - Pembiayaan proyek interkoneksi listrik antara semenanjung Malaysia dengan semenanjung Sumatera akan dilakukan oleh konsorsium dari kedua negara.

Namun realisasi konsorsium mana yang akan membiayai proyek tersebut masih menunggu hasil feasibility study yang dilakukan kedua negara. Pembangunan PLTU sendiri akan dilakukan di Riau.

"Kita masih menunggu hasil feasibility study, baru kemudian menetapkan konsorsium untuk pembiayaannya," ujar Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) J Purwono, di Jakarta, Kamis (29/5/2009).

Diakuinya, kerja sama ini merupakan kerja sama antarnegara dan pemerintah sendiri mengaku sudah meratifikasi kerjasama tersebut. "Pemerintah sudah meratifikasi kerjasama itu," tambahnya.

Pembangunan interkoneksi tersebut disebabkan adanya perbedaan beban antara dua lokasi tersebut, sehingga diharapkan adanya efisiensi listrik di kedua negara. Adapun dayanya masih dikaji, tergantung kapasitas yang bisa disalurkan. Diperkirakan kerjasama tersebut menelan investasi lebih dari USD400 juta. "Saya belum tahu pasti angkanya, cuma sepertinya memang bisa lebih dari USD400 juta," tambahnya.

Sebelumnya, Dirut PT PLN (persero) Fahmi Mochtar mengatakan target penyelesaian proyek tersebut akan selesai dibahas akhir tahun ini. Kemudian dilanjutkan dengan tindak lanjut pembangunannya.

"Bulan depan kita ada pertemuan lagi. Diusahahkan tahun ini pembicaraan selesai dan tinggal tindak lanjut aplikasinya," tukasnya. (rhs)
TWITTER »
twit