Getting time...

Harga Minyak Goreng Terdorong CPO Internasional

Andina Meryani - Okezone
Jum'at, 29 Mei 2009 16:28 wib
Foto: Koran SI
Foto: Koran SI
JAKARTA - Tren kenaikan harga CPO internasional akan berdampak terhadap kenaikan harga minyak goreng dalam negeri terutama jenis minyak goreng curah.

"Korelasi antara minyak CPO internasional dengan minyak goreng curah itu sangat tinggi, hanya masalah time lack saja," ujar Deputi Menteri Perekonomian Bidang Kelautan dan Perikanan Bayu Krishnamurthi, di Gedung Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (29/5/2009).

Dijelaskannya, time lack tersebut biasanya berkisar 20-30 hari, artinya jika harga CPO internasional mengalami kenaikan atau penurunan maka dampaknya bagi harga minyak goreng domestik baru akan terasa 20-30 hari kemudian.

Adapun korelasi kenaikan harga akan sangat terasa bagi minyak goreng curah, sedangkan bagi minyak goreng dalam kemasan korelasi kenaikannya relatif rendah.

"Makanya kita promosikan MinyakKita, karena semakin banyaknya kemasan maka akan semakin stabil," tambahnya.

Pemerintah sendiri masih menetapkan harga nominal minyak goreng sebesar Rp7.000, atau mengalami kenaikan sebesar Rp1.000 dari yang ditetapkan semula sebesar Rp6.000, sedangkan untuk harga komersial dilepas ke pasar yakni berkisar Rp9.000.

Menurutnya, hal ini mencerminkan bahwa sebenarnya perusahaan telah memberikan subsidi sebesar Rp2.000 per liter.

"Tapi kita akan lihat dulu bagaimana respons market dengan bea keluar tiga persen untuk Indonesia, itu cukup signifikan dampaknya paling tidak mereka mengerem laju kenaikannya," pungkasnya. (ade)
TWITTER »
twit